Sejarah Blog dan Perbandingan Platform
BLOG
1. Sejarah Blog
Blog merupakan hasil evolusi dari diary onlin. Pada saat itu, onlien diary merupakan website tentang beberapa kumpulan link menuju halaman web lain yang disertai juga oleh komentar dan opini pemilik online diary tersebut.
Pada 1997, seorang programer bernama Jorn Barger, menciptakan istilah weblog yang diambil dari kata “logging the web”. Logging bisa diartikan masuk. So, logging the web bisa diartikan “memasuki web”. Korelasinya adalah blogger awal pada saat itu merupakan orang yang masuk ke belantara web dan menyortir link-link menarik berdasarkan opininya.
Hingga 1998, baru ada beberapa website yang dapat diidentifikasikan sebagai blog, hingga ketika itu menjelajahi semua weblog masih memungkingkan untuk di lakukan. Pada tahun 1999, Peter Merholz menyebutkan istilah weblog sebagai wee-blog, hingga pada akhirnya dibuat menjadi blog saja. Dan orang yang membuat blog dinamakan sebagai "blogger". Sejak saat itulah semua berubah menjadi blog, pertumbuhan yang semakin meningkat secara signifikan ketika Pitas merilis Blogger.com pada juli 1999. Blogger.com merupakan web service yang memungkinkan orang yang bahkan tidak memiliki kemampuan html sekalipun mampu menciptakan dan mengelola blog. Pada saat ini pula, definisi blog mulai berganti yang awalnya berisi tentang link yang dikomentari pemilik blog, mulai menjadi media ekpresi bebas.
(sumber:http://juragansejarah.blogspot.com/2012/07/sejarah-blog-lengkap.html)
2. Perbandingan Platform
Ada banyak jenis dari platform, tetapi kali ini kita akan kita membahas tentang beberapa perbandingan dari platform blog melihat dari kelebihan dan kekurangannya.
1. WORDPRESS
Wordpress biasanya bersifar free, menyediakan banyak template, Dapat menggunakan interface xml roc / Remote Procedure Call, Mempunyai banyak fitur dan susunan panel administrasi yang baik, Sebuah blog berplatform WordPress sangat fleksibel dan dapat dibuat untuk menjalankan segala sesuatu mulai dari toko eCommerce. Tetapi ada beberapa kekurangan dari WORDPRESS yaitu konten tidak mutlak milik sendiri, kurang leluasa menata, tidak bisa menerima iklan bisnis dari google adsense, Untuk memiliki fitur penuh dari platform WordPress, Anda perlu sewa host di server Anda, yang dapat menambah overhead yang signifikan dalam hal hosting, domain dan biaya CDN
2. BLOGGER
Blogger telah berdiri cukup lama selama ini, sehingga blogger memiliki stabilitas dan kecepatan loading yang cukup baik, mudah dipakai bahkan untuk pemula, terintegrasi dengan google account, proses sign up yang mudah, bisa memiliki banyak blog dalam satu akun, mudah untuk custom domain sendiri. Tetapi blogger juga memiliki beberapa kekurangan seperti tampilan dashboard yang sederhana, jika pengunjung ingin memuat komentar maka harus membuka halaman baru, plugin terbatas tidak sebanyak wordpress, optimasi SEO secara manual.
3. TUMBLR
Tumblr juga memiliki beberapa kelebihan tumblr adalah blog ini tidak menggunakan hosting, berbagai macam tema yang menakjubkan, aplikasi mobile khusus, kesederhanaan/punya tampilan yang simple, memiliki konsep just blog it. Dan juga ada beberapa kekurangan tersendiri dari tumblr yaitu design sangat visual tidak mendorong teks berat, kuranganya CDN komprehensif.
Pada setiap platform pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya masing masing, jadi tak ada salahnyan untuk kita berkreasi dan nyaman untuk menggunakan platform mana saja yang kita inginkan dan kita merasa mudah pembuatannya.

https://www.digitaltrends.com/social-media/wordpress-vs-tumblr-vs-blogger/
sumber :
1.https://id-id.facebook.com/notes/komunitas-blogger-indonesia/kelebihan-dan-kekurangan-blogger-dan-wordpress/116931130700/
2.http://sharetipsdancara.blogspot.com/2014/06/kelebihan-kekurangan-berbagai-platform.html
3. http://idprogrammer.com/kelebihan-dan-kekurangan-wordpress/
4. https://id-id.facebook.com/notes/komunitas-blogger-indonesia/kelebihan-dan-kekurangan-blogger-dan-wordpress/116931130700/
5. https://www.klikmania.net/kelebihan-dan-kekurangan-blog-tumblr/

Comments
Post a Comment